Sabtu, 23 Januari 2010
KATA-KATA MUTIARA KEHIDUPAN
Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali.
Cintu adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, mahupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain.
Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.
Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak bererti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .
Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..
Cinta umpama 'treasure hunt'. Cita cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi pelbagai rintangan dan cabaran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di kebas oang lain. Tetapi tak usahlah kecewa. Walaupun hadiahnya tidak kita perolehi, tetapi keseronokannya kita sudah rasa. Jadi bercintalahsepenuh hati. Namun janganletakkan harapan terlalu tinggi.
Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan.
Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu….kau akan menyedari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sedari….
Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalan yang tak sudah.
Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba
jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup
jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi
jika kamu masih tidak dapat melupakannya."
"Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang,
sejam untuk menyukai seseorang
dan sehari untuk mencintai seseorang
tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang."
"Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,
tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang
dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya."
"Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup,
pintu yang lain dibukakan.
Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada
pintu yang tertutup sehingga tidak melihat
pintu lain yang dibukakan bagi kita."
"Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,
sebab keelokan paras dapat menyesatkan.
Jangan pula tertarik kepada kekayaannya,
karena kekayaan dapat musnah.
Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum,
karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah."
__________________
"Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,
sebab keelokan paras dapat menyesatkan.
Jangan pula tertarik kepada kekayaannya,
karena kekayaan dapat musnah.
Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum,
karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah."
Kata-Kata Cinta
- Aku tak pernah menyesal mencintaimu, yg kusesali.....mengapa tdk sejak dulu mencintaimu
- Sesuatu yg dicintai slalu indah, tapi sesuatu yg indah belum tentu layak dicintai
- Cinta adalah keajaiban, krn mampu merubah segala yg tak mungkin menjadi mungkin
- Cinta tidak kasat mata, tdk dapat dilihat atau diukur, tetapi cukup kuat untuk mengubah manusia dalam sekejap
- Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergianmu dan caraku tersenyum saat menatapmu
- Cinta menyembuhkan orang, baik yg memberikan maupun yg menerima cinta itu
- Cinta akan kehilangan maknanya, jika belum mengalami rasa sakit dan berhasil mengatasinya
- Segala hal terindah tentang kita, tak bisa kulihat dan kusentuh. Mereka hanya bisa kurasakan dgn hati
- Satu hal yg membuat kita merasa slalu kekurangan adalah CINTA, dan satu hal yg tak pernah cukup banyak kita berikan adalah CINTA
- Tataplah aku sebelum kita berpisah, dan saat aku terlalu lelah untuk bermimpi, tatapan itu akan hidup didalam hatiku.
- Cinta awalnya begitu indah, cinta kadang selalu membuatku tersenyum, namun pada akhirnya membuatku menangis
- Cinta akan dirasa indah apabila kita memulainya dengan rasa sayang
- CINTA adalah HIDUP, CINTA adalah JIWA KEHIDUPAN, Tanpa cinta tak akan ada hidup, Itulah CINTA. Tak ada yg bisa menandinginya, Keajaiban berasal dari hati dan kuncinya adalah CINTA, Tapi,,,CINTA TERINDAH Hanyalah CINTA SANG KHALIQ! Nothing is impossible if believe ALLAH!!!
- Hidup tanpa cinta, bagaikan makan sayur tanpa garam, alias hambar. cinta itu anugrah yg maha kuasa, cinta itu tulus dan suci
- Kadang kita nggak tau apa arti cinta, tapi kau bisa merasakannya. Kadang cinta terasa manis & kadang cinta terasa pahit
- Cinta tidak harus memiliki itulah cinta hakiki
- Seseorang yg mencintai kamu akan rela melepaskanmu pergi, bila bersamanya kamu tidak bahagia. Dan ia akan ikut bahagia walau yg dicintainya bahagia bersama orang lain.
- Cinta itu seperti jelangkung, datang nggak di jemput pulang gak di antar. Kadang cinta datang nggak tau waktu nggak tau tempat. Buktinya nggak sedikit orang yang selingkuh. ya karena sifat cinta yang satu itu.
- Mencintai sEseoraNg bukanLah apa, DicinTai seseOraNg adaLah seSuaTu, DicinTai oLeH yg Kau cinTai saNgatLah berarti, Tp dicinTai oLeh saNg pEnciNta adaLah sEgaLanya!! TO lovE sOmEoNe iS nOthiNg, TO bE LoVed by sOmeOne iS sOmEtHiNk, TO bE LoVed by sOmEoNe is eXciTing, BUt to bE LovEd by tHe LovEr is EveryThiNg!!
- Mencintai bukanlah apa yg kau lihat, tapi apa yg kau rasakan, bukan bagaimana kau mendengarkan, tp bagaimana kau mengerti, bukan bagaimana kau melupakan, melainkan bagaimana kau memaafkan
- Cinta itu tidak untuk dicari melainkan cinta itu sendiri yg akan mendatangi Cinta itu tidak untuk ditemukan melainkan cinta itu sendiri yg akan mempertemukan Cinta itu tidak untuk dirindukan melainkan cinta itu sendiri yg membuat kita merasakan kerinduan Dan Cinta itu tidak untuk ditakutkan melainkan cinta itu sendiri yg membuat kita takut untuk kehilanga
Kata-kata Mutiara
Jangan sesali apa yang sudah pergi. Jangan tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi.
Jika anda bekerja semata-mata untuk wang, anda tidak akan menjadi kaya kerananya. Tetapi jika anda menyintai pekerjaan yang anda lakukan itu, kejayaan akan menjadi milik anda ~ Ray Kroc (Pengasas McDonalds)
Kita sering nampak derita hari ini, tapi kita jarang ingat kebahagiaan untuk esok hari, jadi belajar lah untuk menghargai apa yg kita miliki hari ini, kerana kita takkan dapat mencapai penghargaan untuk esoknya jika semuanya telah tiada…..
Komunikasi adalah sesuatu yg mudah, susahnya ialah apabila kita tidak menyebutnya dengan perkataan yg mudah.~T.S Matthews
Masa lalu adalah seperti melihat dari tingkap kaca yang berdebu, segalanya nampak senyap dan tidak pasti.
Mereka yang berjaya bukanlah mereka yang gagal dalam mencuba, bukan juga mereka yang sering gagal tetapi mereka yang tidak pernah gagal mencuba dan terus mencuba sehingga kejayaan yang dikecapi.
Anda mungkin ditipu jika terlalu mempercayai tetapi hidup anda akan terseksa jika tidak cukup mempercayai ~ Frank Crane
Ketika kamu melontarkan sesuatu dalam kemarahan, kata -katamu itu meninggalkan bekas seperti lubang di hati orang lain. Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu. Tetapi, tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan, luka kerana kata - kata adalah sama buruknya dengan luka berdarah.
Dalam hidup, seringkali kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahawa apa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.
Seandainya kita tidak mampu untuk mengutuskan secebis kesenangan kepada orang lain, berusahalah supaya kita tidak mengirimkan walau sezarah kesusahan kepada orang lain.
Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Kemaafan mungkin amat berat untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita. Tetapi hanya dengan memberi kemaafan sahajalah kita akan dapat mengubati hati yang telah terluka.
Seseorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui kesilapannya ,cukup bijak untuk mengambil manfaat daripada kegagalannya dan cukup berani untuk membetulkan kesilapannya
Jadikan dirimu bagai pohon yang rendang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.
Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan
Janganlah berputus asa. Tetapi kalau anda sampai berada dalam keadaan putus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.
Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar dilautan telah ramai kapal karam didalamnya..andai muatan kita adalah iman,dan layarnya takwa,nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.
Dalam masyarakat manusia ada binatang jalang tetapi dalam masyarakat binatang tidak ada satu pun manusia jalang -Aristotle
Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sokongan walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih menyeronokkan.
Hati yang terluka umpama besi bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.
Setitik dakwat mampu membuat sejuta manusia berfikir tentangnya.
Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.
Tanda-tanda orang yang budiman ialah dia akan berasa gembira jika dapat berbuat kebaikan kepada orang lain, dan dia akan berasa malu jika menerima kebaikan daripada orang lain.
Semulia-mulia manusia ialah orang yang mempunyai adab yang merendah diri ketika berkedudukan tinggi, memaaf ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat -Khalifah Abdul Malik Marwan
Supaya engkau beroleh sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang -Hamka
Sebaik-baik manusia ialah yang diharapkan kebaikannya dan terlindung dari kejahatannya.
Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain
Fikirkan tentang dirimu. Jika satu bangsa telah mula berfikir, tidak ada satu kekuatan pun yang boleh menghentikannya -Voltaire
Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.
Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.
Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya.
Pengecut mati banyak kali sebelum kematiannya. Yang berani mati hanya sekali.
Amat mudah untuk memadamkan api yang sedang marak, tetapi sukar untuk meredakan api kemarahan dalam diri.
Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna untuk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa.Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan
Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun , dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.
Lombong emas dalam diri kamu adalah fikiran kamu. Kamu dapat menggalinya sedalam-dalamnya dan sepuas-puas yang kamu inginkan -Abdullah Mansur M.H
Mahkota kemanusiaan ialah rendah hati.
Setiap jiwa yang dilahirkan telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan hidup. Tetapi benih itu tidak akan tumbuh seandainya tidak dibajai dengan keberanian
Sahabat yang tidak jujur ibarat dapur yang berhampiran. Jikalau pun kamu tidak terkena jelaganya sudah pasti akan terkena asapnya.
Kalau kita dapat membuka dan menutup telinga dengan mudah sebagaimana membuka dan menutup mata, pasti kita akan terhindar dari mendengarkan banyak kebatilan.
Jika keadilan ditegakkan, keberanian tidak diperlukan lagi.
Tiada siapa yang paling pandai dan paling bodoh di dunia ini kerana setiap yang pandai itu boleh menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu boleh menjadi pandai
Akal itu menteri yang menasihati, Hati itu ialah raja yang menentukan, Harta itu satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan
Barangsiapa memusuhi orang yang di bawahnya, hilang kewibawaannya.
Hidup biarlah berbakti, walaupun tidak dipuji
Seorang boleh menipu seseorang sekali-sekala tetapi orang yang sama tidak boleh menipu semua orang pada masa yang sama
Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.
Kamu dapat mengenal lebih banyak tentang diri seseorang itu dari adab dan pertanyaannya, bukan dari jawapan-jawapannya -Voltaire
Setiap orang dapat mencapai kejayaan dalam hal apa saja, asalkan ia sangat menyukai pekerjaan yang dilakukan.
Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali
Lebih baik tidur dengan perut yang lapar daripada bangun tidur dengan banyak hutang -Anonim
Orang cerdik yang mengenal dunia, terungkap baginya musuh yang berbaju kawan.
Sabtu, 09 Januari 2010
Jujur dan Terus Terang
Dari buku sejarah kita membaca bahwa Nabi Muhammad di masa muda dan belum diutus menjadi Rasul dikenal sebagai sosok pemuda yang memiliki kredibilitas tinggi dan kejujuran yang tak tertandingi. Kejujuran beliau begitu terkenal di seantero Makkah waktu itu sehingga tak kala para kepala suku berselisih pendapat tentang siapa yang paling berhak meletakkan Hajar Aswad di tempat asalnya di salah satu sudut Ka’bah, mereka sepakat untuk menyerahkan permasalahan itu pada beliau. Mereka pasrah apapun keputusan Nabi akan mereka terima dengan sepenuh hati.
Nabi pun meletakkan Hajar Aswad pada sebuah selendang. Para kepala suku diminta untuk memegang ujung selendang dan membawa Hajar Aswad ke tempat asalnya secara bersama-sama. Setelah dekat, Nabi mengambil Hajar Aswad tersebut dan meletakkannya di tempat semula. Keputusan Nabi yang begitu tepat, cerdas dan bijaksana tersebut semakin melambungkan citra beliau dan dari peristiwa itu Nabi mendapat julukan baru “Al Amin”, yaitu pribadi yang dapat dipercaya.
Sedikitnya ada dua pelajaran yang dapat kita petik dari kisah tersebut:
Pertama, bahwa kejujuran sikap akan menuai kepercayaan dan penghargaan yang tinggi dari berbagai kalangan, tua dan muda, kaya dan miskin, muslim atau nonmuslim. Dengan kata lain, apapun tujuan hidup yang ingin dicapai, mulailah dengan kejujuran dan konsisten dengan kejujuran itu apapun resikonya.
Kedua, bahwa yang dimaksud dengan “jujur” hendaknya tidak hanya dimaknai secara sempit sebagai “keselarasan antara kata dan perbuatan, kesesuaian antara kata dan fakta.” Ia juga bermakna “adil dalam bertindak” dan bijaksana dalam mengambil sikap (QS Al Maidah 5:8).
Adil dan bijaksana dalam bersikap identik dengan perilaku profesional dalam mengambil tindakan. Sikap profesional menuntut kita untuk bersikap jujur dan adil kepada siapapun, termasuk kepada diri sendiri, tanpa dipengaruhi oleh rasa suka atau benci, kawan atau lawan, kebenaran harus ditegakkan (QS An Nisa’ 4:135).
Seorang santri hendaknya memiliki kemauan tinggi (determinasi) untuk menumbuhkan, memelihara dan menjunjung tinggi sikap jujur dengan pengertian di atas.
Beberapa langkah menuju ke arah ini adalah sebagai berikut: (a) Ketahui penyebab ketidakjujuran Anda dan berusahalah merubahnya; (b) Berusaha meminta maaf pada orang yang pernah Anda tidak-jujuri; (c) Berfikirlah secara jujur. Karena perbuatan pertama kali timbul dari fikiran; (d) Berlatihlah berbuat jujur dari hal-hal yang kecil dan sederhana. Contoh, apabila Anda pernah mengambil uang teman sebesar Rp. 1.000 kembalikan padanya dan minta maaf. Begitu juga, kembalikan pada waktunya apabila Anda berhutang walau sekecil Rp 500; (e) Perlu diingat selalu, bahwa menjadi jujur tidaklah mudah dan karena itu ia membutuhkan perjuangan dan usaha terus menerus.
Cara terbaik memulai bersikap jujur adalah dengan cara tidak berbuat sesuatu yang memalukan atau tidak etis sehingga memaksa kita untuk berbohong di kemudian hari.
Bagi seorang santri, kebohongan terbesar adalah apabila melakukan pembenaran atas perbuatan dosa yang dilakukannya dengan dalil-dalil agama.
Nabi Muhammad S.A.W adalah Nabi terakhir
Penulis buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” & “Jejak Nabi Palsu“
Didalam ajaran Islam, gagasan mengenai tertutupnya generasi kenabian setelah kedatangan Nabi Muhammad sudah merupakan ketentuan yang disepakati kebenarannya oleh seluruh umat. Sebagaimana masalah ini tercantum didalam kitab suci al-Qur’an sendiri surah Al-Ahzaab [33] ayat 40, “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasul Allah dan penutup para Nabi (khaatama (al)nnabiyyiina)”. Istilah “Khaatama” memiliki pengertian yang berkorelasi pada tanda akhir atau bagian penghabisan dari suatu pernyataan maupun ikatan tertentu. Dalam hal ini berkaitan dengan berakhirnya periode turunnya wahyu Tuhan kepada manusia, khususnya lagi yang berbentuk syariat keagamaan guna menjadi pedoman dalam hidup dan kehidupan. Dengan kata lain, tidak akan ada orang lain lagi yang berhak menyebut dirinya sebagai Nabi setelah usainya era kenabian Muhammad Saw. Konsepsi yang dibangun oleh kitab suci al-Qur’an tersebut selaras dengan gagasan “topology prophecy” yang banyak disinggung dibeberapa ayat lain.
Gagasan ini menyebutkan bahwa agama-agama yang terdahulu (dalam hal ini termasuk kitab suci dan para nabinya) merupakan insan-insan pilihan yang salah satu tugasnya untuk menyiapkan kehadiran “seorang manusia penggenap” dimasa depan yang akan datang sebagai bentuk penyempurna ajaran yang pernah ada sebelumnya. Ide ini mengantarkan pada pengertian bahwa pribadi-pribadi yang diutus Tuhan pada masa lalu itu bersifat lokal atau kedaerahan yang kelak akan dirangkum dan dikokohkan menjadi satu ajaran yang universal sehingga mampu diterima oleh seluruh manusia melewati batasan geografis atau kontinen dipermukaan bumi. Firman Allah : “Dan ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi: “Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan bersungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya”. Allah berfirman :”Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu ?” Mereka menjawab: “Kami mengakui”. Allah berfirman:”Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu“. (QS. Ali Imran [3] :81)
Inilah yang lalu ada pada diri Nabi Muhammad Saw, beliaulah orang yang dinubuatkan dan dijanjikan kedatangannya sebagai seorang syahidah dan mushaddiq dari para Nabi terdahulu. Topology kenabian ini sendiri bisa dilihat disejumlah ayat yang termaktub dalam kitab suci al-Qur’an. Dua diantaranya adalah, “Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui“.(QS. Al-Baqarah [2] :146) dan “Nabi yang ummi yang mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka.” (QS. Al-A’raaf [7] : 157). Melalui lisan Muhammad, Allah kemudian mewartakan tentang eksistensi misinya kepada seluruh manusia. “Katakanlah (wahai Muhammad): “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah Rasul Allah kepada kamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Tidak ada Tuhan selain Dia, yang menghidupkan dan yang mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi.” (QS. Al-A’raaf [7] :158).
Beranjak dari sini, maka bagaimana mungkin kita bisa menerima pernyataan yang disampaikan oleh siapapun sesudahnya bahwa dia diberi wahyu oleh Tuhan dan diangkat sebagai Nabi-Nya, menggantikan posisi kenabian Muhammad. Kesempurnaan universalitas Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Saw sudah tidak lagi memerlukan turunnya Nabi-nabi baru pada masa-masa berikutnya. Bahkan meskipun itu berposisi sebagai Nabi non-syariat yang sifatnya mengembangkan dan membenarkan ajaran Muhammad. Nash-nash suci lainnya memberitakan secara transparan kepada kita bila sebagai gantinya maka Allah akan memilih hamba-hambaNya selaku muballigh dan mujaddid bagi umat manusia. “Jadilah kamu orang-orang rabbani (alim/berilmu) dengan sebab kamu telah mengajarkan al-Kitab, dengan sebab kamu telah mempelajarinya.” (QS. Ali Imran [3] :79). Nabi Muhammad Saw bersabda : “Sesungguhnya Allah mengutus bagi umat ini di penghujung setiap seratus tahun seseorang yang mentajdid (memperbaharui) agama umat ini.” (HR. Abu Daud dari Abu Hurairah, dikeluarkan pula oleh Al-Imam Abu ‘Amr Ad-Dani dalam As-Sunan Al-Waridah fil Fitan no. 364, Al-Imam Al-Hakim dalam Mustadrak-nya, 4/522, dan selain mereka seperti Al-Imam Al-Baihaqi, Al-Khathib, dan Al-Harawi. Asy-Syaikh Al-’Allamah Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albani telah menshahihkan hadis ini dalam Shahih Abi Daud, Ash-Shahihah no. 599)
Tugas mujaddid -sebagaimana rabbani– bukan merubah apalagi membatalkan hukum-hukum dan ketetapan al-Qur’an. Mujaddid adalah intelektual muslim yang akan memberikan penyegaran pemahaman atas sejumlah ayatayat al-Qur’an secara aktual dengan mengacu pada peradaban yang ada disetiap zamannya. Jumlah mujaddid yang Allah tampilkan dalam setiap zaman bisa jadi hanya satu, namun bisa pula berbilang. Tetapi yang jelas, mujaddid ini tidak berfungsi sebagai seorang Nabi ataupun Rasul sebab pintu kenabian telah ditutup dengan berakhirnya pengutusan Nabi Muhammad Saw. Predikat khaatama (al)nnabiyyiina didiri Muhammad bukan satu penghinaan atau pelecehan atas beliau. Sebaliknya justru menempatkan Muhammad dalam kedudukan yang tertinggi sebab beliau telah mendapatkan kemuliaan dari Allah untuk menjadi Nabi terakhir yang diutus dengan risalah atau aturan hukum menyeluruh kepada segenap manusia yang sebelumnya terpecah dengan masing-masing Nabi atau Rasul tersendiri pada setiap tempat dan periodenya, disesuaikan dengan kondisi dan situasi mereka masing-masing. Jika agama Islam sebelum Muhammad disampaikan oleh Nabi dari masing-masing bangsanya, seperti Musa dan ‘Isa yang hanya diperuntukkan kepada Bani Israel, tetapi Muhammad diutus oleh Allah untuk seluruh umat manusia disegala tempat di penjuru dunia ini dan disepanjang masa. Rahmat Allah tidak akan pernah berhenti turun bagi umat hanya karena pintu kenabian sudah ditutup. Hal ini dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya disurah Fathir [35] ayat 2 : “Apapun rahmat yang Allah limpahkan untuk manusia, maka tidak ada sesuatupun yang bisa menghalanginya, dan apa-apa yang Dia tahan maka tidak ada sesuatupun yang dapat melepaskannya“. Gagasan yang dimunculkan jika salah satu rahmat yang dimaksud pada ayat tersebut salah satunya adalah rahmat kenabian, jelas merupakan gagasan yang tidak cukup valid untuk diterima. Memang wahyu sendiri terus turun pada individu-individu didunia ini, namun datangnya wahyu tersebut bukan lantas bisa menjadi dasar bagi mereka untuk menyandang gelar Nabi.
Istilah wahyu dalam terminologi al-Qur’an melukiskan bentuk komunikasi yang dijalin antara sesama manusia atau antara Tuhan dengan hamba-hambaNya. Kata Awha atau kadang-kadang Awhayna sebagai bentuk dasar dari kata wahy misalnya digunakan ketika al-Qur’an merujuk kisah Nabi Zakariya yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat kepada kaumnya (QS. Maryam [19] :11), contoh lainnya adalah petunjuk yang diberikan Allah kepada kaum Hawariyyun (sahabat-sahabat Nabi ‘Isa) seperti yang ada dalam surah al-Maaidah ayat 111, terus juga petunjuk (Awha) yang diberikan kepada Ibunda Nabi Musa untuk melarungkan keranjang berisi puteranya dilautan (lihat surah Thaaha ayat 38 dan al-Qashash ayat 7) atau kisah pemberian wahyu kepada Maryam (ibunda dari Nabi ‘Isa al-Masih) saat beliau akan hamil secara parthenogenesis (lihat surah Ali Imron ayat 47 dan surah Maryam ayat 19) bahkan al-Qur’an menggunakan term yang sama ketika bercerita tentang pewahyuan Allah terhadap an-Nafs (lihat surah asy-Syams ayat 8). Dari sekelumit contoh yang kita sampaikan ini, adakah orang-orang tersebut (kaum hawariyyun, Maryam, Ibunda Nabi Musa dan an-Nafs) bisa disebut sebagai Nabi-Nabi ? Dan apakah al-Qur’an memang menyebut mereka seperti itu ? Sebagai kesimpulan yang bisa diperoleh secara singkat, pintu kenabian bagi umat manusia memang telah berakhir.
Tidak ada alasan apapun untuk membenarkan adanya kenabian sesudah Muhammad. Baik Nabi dalam kapasitas pembawa syariat maupun Nabi dalam kapasitas non-syariat (Nabi ikutan). Sahabat Nabi, Abdur Rahman bin Jubair berkata: Aku mendengar Abdullah bin ‘Amr ibn-’As meriwayatkan bahwa suatu hari Nabi Saw keluar dari rumahnya dan berkumpul bersama kami. Sikapnya menunjukkan kegelisahan hatinya seolah beliau akan meninggalkan kami. Beliau bersabda, “Aku Muhammad, Nabi Allah yang ummi’ dan kalimatnya tersebut diulang sebanyak tiga kali. Lalu dilanjutkannya: “Tidak akan ada Nabi lagi setelah aku !” (HR. Ahmad). Dilain kesempatan, Nabi Saw bersabda: “Jika saja ada Nabi sesudah aku, tentulah dia adalah Umar Bin Khatab.”(HR. Tirmidzi). Dari Sa’d bin Abi Waqqas r.a. Nabi SAW berkata kepada Ali (dalam perang Tabuk) : “Antara aku dengan engkau laksana hubungan antara Musa dan Harun, tetapi tidak ada nabi lagi sesudahku.” (HR. Bukhari dan Muslim) [] (Penjabaran yang lebih detil lagi, silahkan merujuk pada buku yang penulis tulis dengan judul “Jejak Nabi Palsu : Dari Mirza Ghulam Ahmad, Lia Aminuddin hingga Ahmad Musaddiq” terbitan Hikmah-Mizan.
PUISI VIII "Bhe"
Saat hati ragu karena cinta
Kau datang dengan cinta-Mu yang tak terukur
Saat hati resah karena cinta
Kau berikan ketenangan dan sandaran
Saat hati terancam karena cinta
Kau datang menyelamatkan dan melindungiku dengan Kuasa-Mu
Sungguh aku hanya ingin mencintai-Mu
Aku hanya ingin merindukan-Mu
Aku ingin selalu berada didekat-Mu
Aku ingin selalu berada dalam dekapan-Mu
Aku ingin selalu berbicara dengan-Mu
Ya Rabbi....
Kutahu cinta-Mu hakiki
Maka berikan aku cinta yang cintanya juga kepada-Mu
Berikan aku rindu yang rindunya juga untuk bertemu dengan-Mu dan Rasul-Mu
Bukan cinta hanya kepada nafsu
Bukan cinta hanya kepada dunia
Bukan cinta hanya kepada rupa
Dan bukan cinta karena tahta
Untuk itu Ya Rabbi...
aku hanya ingin mencintai-Mu saja
Dedikasi Untuk Semua Yang Ragu Akan Cinta-Nya
MADAH CINTA SEBUAH TULISAN
Wahai kawan2 ku...
Dengarlah bisikan kata2 ku ini.
Tulislah wahai kawan2 ku..!
Tulislah madah cinta mu
Tulislah puisi cinta mu
Tulislah apa2 yang telintas dihati mu!
Rasakan getaran suara hati naluri mu
Biarkan ia bersuara menjerit
Biarkan seisi dunia mendengarkannya luahannya
Luahan rasa hati seorang manusia!
Wahai kawan ku...!Jangan engkau berdiam diri
Jangan engkau hanya menjenguk disana sini
Komentar sana komentar sini!
Bukankah engkau juga mempunyai rasa hati?
Sedikit naluri untuk berpuisi?
Wahai kawan ku...Percayalah bahawa ...
kita cuma insan biasa
cuba meneroka rahasia kehidupan
Sama-sama juga ada kekurangan
sama-sama ada sedikit kepahitan
Didalam merenangi lautan madah cinta ini
cuba membongkar rahasia hakikat puisi cinta!
PUISI CINTA KENANGAN BERSAMA.
Pada sekuntum mawar yang mekar
dan air sungai yang mengalir
disitu ku lihatterukir wajah mu
dan tertulis....kisah cinta kita berdua.
Sebuah nostalgia yang lalu
tidak mudah untuk ku lupakan
dan masih ku simpan erat-erat
didalam sebuah potretwajah kita bersama.
PUISI CINTA PILIHAN
Wahai manis ku…Dengarkanlah bisikan hati ku ini!
Pada dua persimpangan laluan jalan hidup ku ini
Aku Cuma ada dua pilihan
Hidup untuk terus menyintai mu
Atau mati !
Kemarin kulihat ia menangis
dalam hening
dalam diam
tanpa airmata
Namun kutahu ia menangis
Sekarang kulihat ia telah tertawa
walau masih ada luka di matanya
walau masih terasa lelah di hatinya
namun ia telah tertawa
Kutahu ia telah pasrah
Kutahu ia telah menyerah
tak berdaya pada kuasa hatinya
tak kuasa pada kehendak cintanya
Dan kini ia hanya diam
menanti dalam rindu yang amat sangat
dalam sepi yang menyengat
Menanti sesuatu yang tak pasti
tapi ia tak peduli
ia hanya tahu cinta yang ia miliki pasti
ARTI KEHIDUPAN
adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui hanyalah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..
apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi..?
jika benar,
apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
tanpa suatu tujuan yang pasti…
semua seakan hanyalah ilusi..
ilusi yang tiada memiliki arti
namun akhirnya satu hal kusadarihanya
Tuhan yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi
SYAIR CINTA
Semoga,
sayap patahku
cukup menghangatkan pangeran hati
Yang melambungkan bahagiaku,
meneduhkan di saat diri telah merapuh
Kini kumengerti arti penantian
memahami makna gelombang sebelum daratan
saat ksatria kejora memanah mendung di angkasa
derai tawaku menjadi bintang di langit terang
binar mataku cahaya di jiwanya
dia labuhan hatiku
MADAH CINTA FANTASI
Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti….
Engkau sedang merasa sedih dan berdukacita
Serulah aku!
Pasti aku akan segera datang disisi mu
Walaupun aku tidak dapat mengembirakan mu ketika itu
Yang pastinya…
Aku akan turut serta berduka menangis bersama2 mu!
Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau ingin lari berpindah ketempat lain
Serulah aku!
Kerana aku tidak akan menghalang niat mu
Cuma aku….
Ingin juga lari berpindah ketempat lain bersama2 mu!
Wahai manis ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau lihat lidah ku sudah menjadi bisu dan kelu
Segeralah datang kepada ku
Kerana ketika itu….
Aku sedang didalam kerinduan
Dan sedang tersangat dahaga
Memerlukan diri mu dan kehadiran mu…!
MADAH CINTA SATU HARAPAN
Wahai….sayang ku!
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..!
INGIN KU MILIKI DIRIMU
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
Hidup Sederhana sebagai Pilihan
Tags: anti-korupsi, Islam, Kepribadian, lifestyle, muslim, sederhana
Hidup Sederhana sebagai Pilihan
Oleh : Fajar Waluyo
Wilfried Hoffman,[1] Duta Besar (Dubes) Jerman antara 1987-1994 di dua negara Arab, Aljazair dan Maroko, bercerita bahwa istrinya merasa “malu” setiap kali menghadiri acara pesta kalangan diplomat atau para pejabat di kedua negara itu. Pasalnya, istri Pak Hoffman tidak memiliki perhiasan dan baju yang gemerlap, mahal dan mewah seperti yang biasa dikenakan para ibu-ibu pejabat negara-negara Arab. Kisah kecil yang dituturkan Wilfried Hoffman—yang juga Diektur Informasi NATO yang berpusat di Brussels– di atas menggambarkan fenomena yang terasa ironis dan paradoks: seorang Dubes atau diplomat dari negara maju dan kaya yang hidup sederhana, dan di sisi lain, para Dubes/diplomat dari negara miskin yg hidup mewah dan glamor. Hidup mewah di kalangan pejabat, memang tidak hanya terwakili oleh negara-negara Arab saja, tetapi hampir bisa dilihat menjadi fenomena umum di seluruh negara-negara berkembang yang miskin, tak terkecuali Indonesia. Kenapa ini terjadi? Ada beberapa faktor yg memotivasi hal ini: Pertama, faktor mental kuli. Negara-negara berkembang rata-rata baru 5 – 6 dekade menikmati kemerdekaan dari penjajah bule (plus Jepang bagi Indonesia). Mental dari anak jajahan yang paling kental adalah perasaan minder (inferiority complex) yang ekstrim yg untuk menutupinya adalah dengan cara hidup mewah dan berkesan kaya raya seperti gaya para penjajah itu; tak peduli apakah kemewahan itu didapat dari pendapatan yang halal atau haram.
Kedua, mismanajemen negara. Karena baru bisa mendapat kesempatan mengatur negara sendiri, maka kemampuan mengorganisir juga kurang. Keluar masuk uang negara juga kurang terdeteksi. Dan KKN juga menjadi hal yang dianggap wajar dan malah terkadang “membanggakan”. Sama dengan pelacur yang “bangga” dengan profesinya karena. telah berhasil mengangkat taraf hidup layak keluarganya.
Fenomena ini semakin diperparah dengan ketidakkritisan masyarakat pada praktik korupsi yang dilakukan pejabat. Sering kita melihat seorang pejabat yang dielu-elukan tokoh masyarakat tertentu (Kyai atau pemilik yayasan pendidikan) karena telah membantu pembangunan gedung-gedung institusi miliknya, tanpa mencari tahu lebih dahulu dari mana uang bantuan itu berasal. Hal ini selain akan mempermalukan sang tokoh masyarakat itu sendiri, juga—yang lebih parah—akan semakin memotivasi sang koruptor untuk melakukan praktik KKN-nya sudah “direstui” walaupun secara tidak langsung. Ketiga, rata-rata para calon pejabat, termasuk kita-kita para generasi muda ini, berasal dari keluarga miskin. Hidup miskin itu tidak enak, dan jarang orang yang bisa “menikmati”-nya. Ciri khas orang miskin umumnya selalu bermimpi jadi kaya dengan segala kemewahan yang ada di dalamnya. Karena itu, ketika mendapat kesempatan menjabat posisi basah, kita jadi ibarat singa lapar. Lapar memenuhi mimpi-mimpi waktu muda dengan segala cara. Seperti ketika kita berpuasa dan makan sepuas-puasnya ketika waktu berbuka sudah tiba. Sekarang mari kita kembali pada Dubes Wilfred Hoffman. Dia dubes negara maju, gajinya pasti besar.[2] Tapi kenapa dia hidup sederhana? Apakah dia tidak punya duit untuk menyenangkan istrinya? Atau apakah dia terlalu pelit untuk hidup mewah dan glamor? Jawabnya jelas, tidak. Dia hidup sederhana bukan karena tidak punya uang untuk hidup mewah. Tapi karena ia memang “sengaja memilih untuk hidup sederhana”. Jadi hidup sederhana sebagai pilihan yg membanggakan, bukan sebagai keterpaksaan. Dan mereka bangga dg kesederhanaan itu! Banyak kalangan orang-orang di negara maju (pejabat maupun pebisnis) yg memilih hidup sederhana, karena. mereka merasa hidupnya menjadi lebih bermakna dan bermanfaat: kelebihan uang mereka disalurkan untuk yayasan-yayasan anak-anak yatim, mengambil anak asuh, yayasan pemberi beasiswa pada mahasiswa internasional, untuk orang-orang miskin di negara-negara berkembang, untuk berbagai penelitian keilmuan, dan lain-lain..
Salah satu contohnya yang paling monumental adalah Albert Nobel. Inventor (penemu) dan pemilik lebih dari 300 hak paten berbagai penemuan teknologi baru. Dia milyarder yang hidup sederhana dan memiliki komitmen tinggi terhadap keilmuan dan kemanusiaan. Ketika meninggal, tak sepeserpun hartanya dia wariskan ke anaknya. Sebaliknya, ia tumpahkan seluruh harta kekayaannya untuk Nobel Foundation, pemberi hadiah Nobel untuk para ilmuwan dunia yang berhasil meraih prestasi gemilang di bidang masing-masing. Albert Nobel sudah meninggal puluhan tahun lalu, tapi namanya selalu dikenang di seluruh dunia sampai sekarang. Kuncinya, karena ia memilih hidup sederhana, kendati ia lebih dari mampu untuk membeli kemewahan apapun yang menjadi impian banyak orang.
Menyebut pengusaha kaya raya yang hidup sederhana mengharuskan saya untuk sedikit membeberkan profil seorang milyarder Muslim asal India bernama Azim Premji.[3] Pengusaha teknologi informasi ini selama tiga tahun berturut-turut menempati posisi nomor 30 sebagai pengusaha terkaya dunia versi majalah bisnis Amerika, Forbes. Hartanya menurut laporan majalah Forbes edisi 2007 diperkirakan sebanyak U$D 30 milyar atau sekitar Rp. 300 milyar. Ini hanya kekayaan pribadinya, tidak termasuk omset perusahaan.
Apabila simbol kemewahan biasanya ditandai dengan rumah mewah berharga milyaran, mobil Mercedes Benz (Mercy), BMW, atau Lexus keluaran terbaru (kalau perlu memiliki pesawat jet pribadi seperti sebagian pengusaha Indonesia) dan baju merk terkenal, maka kita akan terkejut ketika bertemu Azim Premji. Mobil satu-satunya “hanya” sedan Ford Escort yang di India berharga tidak sampai 100 juta rupiah, mengenakan baju tanpa merk yang dijahit penjahit biasa dan rumah yang tidak layak masuk koran.
Azim Premji tidak hidup di zaman dahulu kala. Dia masih segar bugar sampai saat ini di usia 65-an. Azim juga bukan seorang sufi. Dia pebisnis ulung yang dihormati banyak pengusaha kelas dunia lain karena kejujuran dan integritas pribadinya.
Apa yang membuat Azim Premji “kuat” untuk tidak hidup mewah di tengah bergelimangnya harta yang melimpah adalah pemahamannya yang mendalam akan esensi atau hakikat hidup di dunia yaitu kerja keras[4], disiplin dan kepedulian untuk membantu sesama yang membutuhkan.[5] Harta yang banyak bagi dia hanyalah buah dari kerja kerasnya; bukan tujuan itu sendiri.Dengan demikian, kemewahan atau hidup bersenang-senang tidak ada dalam agenda hidupnya. Selain itu, hidup mewah adalah identik dengan ketamakan yang sangat berlawanan dengan prinsip kepedulian sosial itu sendiri.[6]
Tulisan ini saya persembahkan buat siapa saja yang membaca tulisan ini termasuk di dalamnya kalangan ulama (kyai), birokrat, pengusaha dan generasi muda seperti saya yang mungkin pada sepuluh tahun mendatang sudah menduduki berbagai posisi di pemerintahan atau menjadi pebisnis besar. Kalau kita beruntung secara materi, pilihlah hidup sederhana dan bangga dg kesederhanaan itu. Kalau kita kurang beruntung, mari sama-sama bekerja keras untuk menuju hidup yang lebih baik secara materi dan pola pikir (mindset).
Jadi, tulisan saya di atas hendaknya tidak disalahpahami secara sempit. Saya bukan mengajak Anda untuk hidup miskin seperti anjuran sebagian tokoh sufi. Sebaliknya, saya malah mengajak Anda untuk berusaha sekeras mungkin untuk menjadi kaya (dg cara yg halal tentunya), tapi tetap menjaga dan memelihara gaya hidup sederhana, bermartabat dan peduli pada yg membutuhkan bantuan kita.[]
——————-
CATATAN KAKI:
[1] Setelah membaca dan meneliti dengan seksama kandungan Al Quran, Hoffman dan istrinya akhirnya masuk Islam pada tahun 1980 dan berganti nama menjadi Murad Wilfried Hoffman. Sampai saat ini Hoffman telah menulis 10 buku berkaitan dengan Islam, yang terkenal antara lain Journey to Islam: Diary of a German Diplomat dan Religion on the Rise – Islam in the Third Millennium..
[2] Sekedar perbandingan, gaji diplomat Indonesia saja berkisar antara USD 3,000 – 8,000 atau sekitar Rp. 30 juta – 80 juta/bulan (tergantung senioritas jabatan).
[3] Profil Azim Premji lebih detail lihat di website saya www.fatihsyuhud.com
[4] Dalam setiap kesempatan saya selalu tekankan bahwa esensi ayat dalam Al Quran surah Al Jum’ah 62:9-10 adalah perintah bekerja keras dan tidak bermalas-malasan yang kalau dilaksanakan dengan benar akan menjadikan umat Islam sebagai umat yang paling rajin bekerja. Dalam agama lain seperti Yahudi dan Kristen, masing-masing harus libur pada hari besar mereka yaitu hari Sabtu dan Minggu. Dalam Islam, bahkan hari Jum’at pun umat Islam masih diperintahkan untuk bekerja, kendatipun di situ diingatkan untuk tidak melupakan salat Jum’at. Konsekuensi dari kerja keras adalah keberhasilan secara materi. Dengan kata lain, apabila ini dilakukan, umat Islam akan menjadi umat yang secara umum paling berhasil dari sisi materi. Apabila fakta menunjukkan sebaliknya, maka itu artinya kita belum memenuhi standar kerja keras seperti yang digariskan Islam.
[5] Salat lima waktu dan berzakat yang menjadi pilar pokok (rukun) Islam (QS Maryam 19: 31) adalah esensi pelajaran disiplin di satu sisi dan kerja kerjas serta kepedulian sosial di sisi lain yang kalau dilaksanakan dengan penuh komitmen akan menjadikan seorang Muslim sebagai individu ideal yang membawa rahmat di berbagai bidang kehidupan (QS Al Anbiya` 21:107).
Nilai-Nilai Pancasila Bab I Kelas VIII
Ringkasan Materi : Bab I untuk Kelas VIII
Nilai-Nilai Pancasila
Pancasila dilihat dari sejarah perumusan ada dua tahap yaitu tahap praperumusan dan tahap perumusan dan ketetapan. Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi negara. Nilai-nilai Pancasila mengandung konsekuensi bagi penyelenggara negara dan bagi warga negara. Konstitusi merupakan acuan, pedoman pembangunan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan bermasyarakat tujuanya untuk mewujudkan kesatuan masyarakat.
Pesan Bijak :
1. “Tanpa Pancasila negara akan bubar …Pancasila adalah seperangkat asas dan ia akan ada selamanya. Ia adalah gagasan tentang negara yang harus kita miliki dan kita perjuangkan”. (Abdurahman Wahid)
2. “Keberadaan Indonesia itulah esensi dari Pancasila. Pancasila merupakan rumusan tertinggi dari keberadaan bangsa. Dan, tanpa Pancasila Indonesia akan pecah begitu saja”. (Laksamana Madya Sunardi)
3. “Dilihat dari segi suku, bahasa, agama, dsb, Indonesia termasuk salah satu negara yang paling majemuk di dunia. Hal ini disadari betul oleh para pendiri bangsa kita, sehingga mereka merumuskan konsep keberagaman ini dengan semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA”. (Dr. Masykuri Abdullah)
4. “Adalah sikap yang membangun jika kita toleran dan terbuka atas keanekaragaman suku, warna kulit, dan agama. Sebaliknya sangatlah merusak jika sikap kita justru mengagung-agungkan perbedaan suku, warna kulit dan agama, apalagi diungkapkan dalam bentuk kerusuhan dan kekerasan”.
Shodaqoh dan Kesyukuran
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (qs. Ibrahim: 7)
Seseorang yang bershodaqoh tentu merasa bahwa Allah telah memberi dirinya rizqi yang banyak, cukup untuk dirinya, keluarga dan dapat dibagi untuk orang lain yang membutuhkan. Seakan dia berkata, “Terimakasih wahai Allah! Sungguh Engkau telah memberi aku rizqi yang banyak hingga aku bisa bershodaqoh.”
Adapun orang yang bakhil tentu merasa bahwa rizqi yang Allah beri adalah terlalu sedikit untuk dibagi. Ini adalah bukti atas pengingkarannya (kekufurannya) terhadap rizqi dan ni’mat yang Allah beri. Seakan dia berkata, “Ya Allah! Rizqi dariMu ini sangat sedikit untuk dibagi dengan orang lain.”
Maka orang yang bershadaqoh itu adalah orang yang bersyukur dan akan mendapatkan tambahan ni’mat dari Allah di dunia dan akhirat. Adapun orang yang bakhil lagi kufur, maka Allah mengancamnya dengan siksaan.
Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik, maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. (Al-Lail: 5-7)
Sebaliknya, jika kita bakhil, maka Allah akan menyiapkan bagi kita jalan yang sukar. Sukar di sini tidak selalu sukar penghidupan. Bisa saja ekonominya mapan, tetapi kita mudah sekali berbuat ma’siat dengan fasilitas yang disediakan itu. Sedangkan ma’siat itu akan menjadi jalan yang sukar bagi kita di akhirat. Bahkan sukarnya akibat ma’siat itu dapat dirasakan juga di dunia dengan adanya berbagai mushibah seperti anak yang durhaka, sakit yang berat, dlsb.
Adapun mereka yang senang bersyukur dengan cara bershodaqoh, maka bagi mereka ada kemudahan kepada jalan yang mudah. Mudah di dunia dan juga di akhirat. Mudah beribadah, punya lingkungan yang baik, keluarga yang baik, dijaga dari mushibah, dlsb.
Manfaat & Bentuk Shodaqoh
Manfaat dari bershodaqoh ini dapat dirasakan di dunia dan juga di akhirat. Allah berjanji akan mencukupkan penghidupan seseorang yang bershodaqoh setiap hari. Dan Nabi telah mengajarkan kita agar bershodaqoh setiap hari di dunia ini. Orang yang bershodaqoh akan diampuni dosa-dosanya dan dilindungi dari api neraka.
Wahai bani Adam, berinfaqlah (di jalan-Ku), niscaya Aku menafkahimu. (Hadits Qudsi)
Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi s.a.w telah bersabda: Pada setiap hari yang terbit padanya matahari terdapat sedekah di setiap sendi manusia. Seterusnya baginda bersabda: Berlaku adil di antara dua orang manusia adalah sedekah, membantu seseorang naik ke atas binatang tunggangannya atau mengangkatkan barang-barangnya ke atas belakang binatang tunggangannya juga adalah sedekah. Rasulullah s.a.w bersabda lagi: Perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju sembahyang adalah sedekah dan membuang sesuatu yang berbahaya di jalan adalah sedekah (HR. Bukhori, Muslim)
Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan sebuah kurma. (Al-Hadits)
Bershodaqah bisa dengan apa saja. Dengan sebuah kurma, sepotong roti, uang seribu rupiah, menunjukkan jalan, membantu seseorang mengangkat barang, memungut/menyingkirkan duri dari jalanan, bahkan menafkahi anak dan istri.
Diriwayatkan daripada Abu Mas’ud al-Badri r.a katanya: Nabi s.a.w bersabda: Sesungguhnya seorang muslim itu apabila memberikan nafkah kepada keluarganya dan dia mengharapkan pahala darinya, maka nafkahnya itu dianggap sebagai sedekah. (HR. Bukhori, Muslim)
Ingatlah bahwa “Kullu ma’rufin shodaqoh” setiap kebaikan itu merupakan shodaqoh.